Kimia Medisinal 13
Pertemuan 13 "Hubungan Struktur dan Kelarutan dengan Aktivitas Senyawa Obat"
Asam Glycyrrhetinic (GA) adalah senyawa aktif utama yang diekstraksi dari tanaman licorice. Senyawa Asam Glycyrrhetinic telah digunakan dalam pengobatan hepatitis virus kronis selama lebih dari 40 tahun sebagai obat intravenaa Pada pasien dengan infeksi virus hepatitis C enurunkan aktivitas serum transaminase, bahkan pada pasien yang resisten terhadap terapi interferon
Link yt:
Dikatakan pada jurnal lain bahwa asam gliseritinik ini mempunyai kelarutan yang sangat rendah, lipofilik yang kurang, bioavailabilitas yang buruk dan pengurangan penyerapan, jadi pertanyaan saya terkait dengan jurnal penyaji dan jurnal yang saya temukan, apakah asam gliseritinik masih berpotensi sebagai pengembangan obat baru dan juga sebagai obat influenza? Mengingat kelebihannya Dan apakah ada solusi yang dapat dilakukan pada asam gliseritinik terkait dengan bioavailabilitas dan kelarutannya yang buruk?
BalasHapusAsam gliseritinik masih memiliki potensi sebagai pengembangan obat baru dan sebagai obat influenza. Walaupun memiliki kelarutan yang rendah dan bioavailabilitas yang buruk, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tsb yaitu:
Hapus1. Peningkatan kelarutan: Untuk meningkatkan kelarutan asam gliseritinik, teknik formulasi seperti penggunaan pelarut khusus, pembentukan kompleks inklusi dengan pembawa, atau formulasi menggunakan nanopartikel dapat digunakan. Metode ini dapat membantu meningkatkan kelarutan asam gliseritinik dalam formulasi obat.
2. Peningkatan bioavailabilitas: Untuk meningkatkan bioavailabilitas asam gliseritinik, strategi formulasi seperti penggunaan teknologi penghantaran obat yang disesuaikan seperti nanopartikel, liposom, atau mikrosfer dapat digunakan. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan penyerapan dan distribusi asam gliseritinik di dalam tubuh, sehingga meningkatkan bioavailabilitasnya.
3. Pengembangan prodrug: Pendekatan lain yang dapat dilakukan adalah mengembangkan prodrug dari asam gliseritinik. Prodrug adalah senyawa yang diubah menjadi bentuk aktif obat setelah administrasi. Dalam kasus asam gliseritinik, pengembangan prodrug yang memiliki kelarutan dan bioavailabilitas yang lebih baik dapat meningkatkan potensi sebagai obat baru.