Kimia Medisinal 2
Link yt pertemuan 2 "metabolisme obat didalam tubuh"
Metabolisme xenobiotik adalah zat asing atau zat kimia yang masuk ke dalam tubuh namun tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh manusia. Contohnya obat-obatan, bahan pengawat makanan dan polusi. Metaboisme xenobiotik sering terjdi di hepar (hati) dan ekstrahepatik (paru, ginjal, mukosa, saluran pencernaan dan kulit). Metabolisme xenobiotik memiliki 2 fase yaitu fase hidrosiklik dan fase konjugasi.
Bagaimana kendala saat pengubahan obat aktif menjadi inaktif dan sebaliknya pada metabolisme obat ?
BalasHapusKendala atau hambatan dalam metabolisme obat berlaku terutama dalam fase perubahan obat aktif menjadi inaktif atau zat-zat yang merupakan substrat enzim sitokrom P450.
Hapuscontoh: interaksi antara obat terfenadin dengan obat ketokonazol yang akan meningkatkan kadar substrat sehingga menyebabkan toksisitas yang berakibat terjadinya artimia
Bagaimana cara mengatasi kerugian dari banyaknya xenobiotik didalam tubuh dalam kefarmasian
HapusCara mengatasi kerugian akibat banyaknya xenobiotik di dalam tubuh dalam dunia kefarmasian salah satunya yaitu kita bisa mengkonsumsi kandunganzat gizi yang cukup seperti protein, vitamin dan mineral, ini akan meningkatkan aktivitas enzim-enzim yang berperan dalam detoksifikasi oleh tubuh melalui urine atau empedu.
HapusSelain itu, cara mengatasinya ketika mengevaluasi biokimia terhadap xenobiotik perlu diketahui penting apakah senyawa yang bersangkutan telah terpapar bahan-bahan penginduksi seperti fenobarbital dan PBC atau hidrokarbon tertentu
Bagaimana mekanisme perubahan senyawa inaktif menjadi aktif dan sebaliknya
HapusMekanisme perubahan xenobiotik aktif menjadi inaktif dilakukan dengan bantuan enzim monoksidase atau sitokrom P450. Di mana enzim sitokrom P450 ini banyak terdapat di retikulum endoplasma sel hati. Fungsi enzim ini adalah sebagai katalisator perubahan hidrogen (H) pada xenobiotik gugus hidroksil (OH).
HapusMekanisme perubahan xenobiotik inaktif menjadi aktif dilakukan dengan mereaksikan senyawa inaktif dengan zat kimia tertentu dalam tubuh, sehingga menjadi zat yang larut air dan akan mudah diekskresikan oleh tubuh. Zat dalam tubuh tersebut adalah asam glukoronat, sulfat asetat dan asam amino